Wall Street English

Sudah Belajar Bahasa Inggris, Tapi Masih Takut Speaking? Ini Metode Belajar yang Membantu!

Marteen Joshe
Sudah Belajar Bahasa Inggris, Tapi Masih Takut Speaking? Ini Metode Belajar yang Membantu!

Rasa takut berbicara dalam bahasa Inggris tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kemampuan. Sering kali, penyebabnya adalah metode belajar yang belum memberikan cukup kesempatan untuk berlatih secara aktif. Wall Street English Indonesia menerapkan kombinasi Blended Learning dan Flipped Classroom yang membantu member membangun kemampuan bahasa Inggris secara bertahap, konsisten, dan relevan. 

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip active learning yang dijelaskan oleh Harvard University's Derek Bok Center for Teaching and Learning. Menurut Harvard, peserta didik yang terlibat aktif dalam proses pembelajaran cenderung lebih mampu mengingat (retain) dan menerapkan (apply) apa yang mereka pelajari dibandingkan dengan hanya menerima materi secara pasif. 

Karena itulah Wall Street English Indonesia menggunakan kombinasi tersebut untuk membantu member membangun kemampuan bahasa Inggris secara bertahap, konsisten, dan relevan dengan kehidupan sehari hari.

Apa Metode Belajar di Wall Street English Indonesia?

Belajar di Wall Street English Indonesia bukan sekadar memahami teori, tapi juga langsung menggunakannya dalam situasi sehari-hari. Dengan kombinasi Blended Learning dan Flipped Classroom, kamu bisa belajar lebih fleksibel, membangun pemahaman secara mandiri, lalu mempraktikkannya bersama Native Trainer melalui berbagai aktivitas interaktif. Hasilnya, proses belajar terasa lebih efektif, percaya diri saat berbicara bahasa Inggris pun tumbuh secara bertahap. 

Yuk, kenalan dengan dua metode belajar yang menjadi ciri khas Wall Street English Indonesia:

1. Blended-learning: 

Bagi banyak orang dewasa yang sibuk bekerja atau kuliah, cara belajar seperti ini terasa jauh lebih realistis. Kamu tetap bisa berkembang tanpa harus mengorbankan aktivitas lainnya.Blended Learning adalah metode belajar yang menggabungkan pembelajaran mandiri melalui platform digital dengan sesi offline bersama Native Trainer. Melalui metode ini, member dapat mempelajari materi sesuai ritme belajarnya, kemudian menggunakan waktu di kelas untuk berdiskusi, berlatih speaking, dan mendapatkan feedback. 

Bayangkan kamu bisa belajar bahasa Inggris saat perjalanan pulang kerja, melanjutkan materi saat waktu luang di rumah, lalu datang ke kelas untuk benar-benar menggunakannya. Itulah konsep Blended Learning di Wall Street English Indonesia.

Kamu bebas menentukan kapan ingin belajar materi secara mandiri. Setelah itu, saat bertemu Native Trainer dan member lain, waktunya digunakan untuk berdiskusi, bertanya, dan melatih kemampuan speaking

KOMPONEN PENJELASAN
Academic CyclePerdalam listening, speaking, reading, dan writing bersama Native Trainer agar pemahamanmu semakin kuat.
Lifestyle CycleIkut Social Club, Complementary Classes, dan berbagai aktivitas seru untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi banyak orang dewasa yang sibuk bekerja atau kuliah, cara belajar seperti ini terasa jauh lebih realistis. Kamu tetap bisa berkembang tanpa harus mengorbankan aktivitas lainnya.

2. Flipped-classroom: 

Flipped Classroom adalah metode belajar di mana member mempelajari materi terlebih dahulu sebelum mengikuti kelas. Dengan pendekatan ini, waktu di kelas lebih difokuskan untuk praktik, diskusi, role play, coaching, dan feedback bersama Native Trainer dibanding hanya mendengarkan penjelasan materi. 

Di kelas offline, sebagian besar waktu dihabiskan untuk mendengarkan penjelasan dari pengajar. Tetapi, di Wall Street English Indonesia, perannya justru dibalik. Karena materi sudah dipelajari sebelumnya melalui Wall Street English Indonesia App. Flipped Classroom menerapkan pendekatan di mana sekitar 80% aktivitas di kelas dipimpin oleh member melalui praktik dan interaksi, sementara 20% sisanya dipandu oleh Native Trainer melalui coaching, feedback, dan evaluasi secara langsung.  

Di setiap sesi, kamu akan berlatih melalui diskusi dengan sesama member, role play, studi kasus, hingga daily conversations yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, dunia kerja, maupun saat traveling.

Mengapa Metode Ini Cocok untuk Orang Dewasa?

Metode belajar yang fleksibel menjadi salah satu kebutuhan utama pembelajar dewasa. Kesibukan bekerja, kuliah, maupun aktivitas lainnya membuat banyak orang membutuhkan proses belajar yang dapat disesuaikan dengan jadwal mereka tanpa mengurangi kesempatan untuk berlatih secara konsisten. 

Belajar sebagai orang dewasa tentu berbeda dengan saat masih sekolah. Jadwal sudah lebih padat, tanggung jawab semakin banyak, dan waktu untuk belajar sering kali terbatas. Karena itulah, metode belajar juga harus menyesuaikan.

Di Wall Street English Indonesia, kamu bisa belajar materi sesuai ritmemu sendiri, lalu memanfaatkan waktu di kelas untuk mempraktikkan apa yang sudah dipelajari. Jadi, setiap sesi terasa lebih efektif karena fokusnya bukan lagi menghafal teori, melainkan benar-benar menggunakan bahasa Inggris.

Semakin sering kamu menggunakannya, semakin besar pula rasa percaya diri yang akan terbentuk.

Apa Bedanya dengan Kursus Bahasa Inggris Lain?

Metode belajar di Wall Street English Indonesia menggabungkan dua pendekatan utama, yaitu Blended Learning dan Flipped Classroom. Keduanya dirancang untuk membantu member memahami materi terlebih dahulu, kemudian mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui sesi praktik, diskusi, dan coaching bersama Native Trainer. 

Pernah mengikuti kursus yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk mendengarkan penjelasan guru? Model seperti itu memang membantu memahami teori. Namun, belum tentu membuatmu lebih berani berbicara.

Kami ingin setiap menit di kelas benar-benar digunakan untuk berlatih. Itulah sebabnya materi yang kalian terima nantinya, akan dipelajari terlebih dahulu secara mandiri. Saat bertemu Native Trainer, kamu bisa langsung berdiskusi, mencoba berbicara, bertanya, dan mendapatkan feedback yang membantumu berkembang.

Apa Tujuan Belajar Bahasa Inggris Kamu?

Setiap orang memiliki alasan yang berbeda untuk belajar bahasa Inggris. Ada yang ingin lebih percaya diri saat bekerja, mempersiapkan studi ke luar negeri, hingga sekadar bisa berkomunikasi dengan lebih lancar saat traveling. Karena itu, Wall Street English Indonesia membantu setiap member belajar sesuai dengan tujuan dan level kemampuan mereka. 

Setiap orang memiliki alasan yang berbeda untuk belajar bahasa Inggris. Ada yang ingin lebih percaya diri saat bekerja, mempersiapkan studi ke luar negeri, hingga sekadar bisa berkomunikasi dengan lebih lancar saat traveling. Karena itu, Wall Street English Indonesia membantu setiap member belajar sesuai dengan tujuan dan level kemampuan mereka. 

TUJUAN BELAJARCOCOK UNTUKPERAN WALL STREET ENGLISH INDONESIA
Meningkatkan kemampuan komunikasi sehari-hariSiapa saja yang ingin lebih percaya diri berbicara bahasa InggrisBerlatih speaking melalui Interactive Classes, Social Club, dan aktivitas berbasis percakapan.
Persiapan interview kerjaFresh graduate dan profesionalMempelajari kosakata profesional, simulasi interview, presentasi, serta komunikasi di dunia kerja.
Mengembangkan karierKaryawan dan profesionalMelatih kemampuan berbicara saat meeting, negosiasi, email, hingga presentasi dalam bahasa Inggris.
Persiapan studi di luar negeriPelajar dan mahasiswaMembantu meningkatkan kemampuan komunikasi akademik agar lebih siap mengikuti perkuliahan internasional.
Traveling ke luar negeriTraveler dan digital nomadBerlatih percakapan yang sering digunakan saat bepergian, seperti di bandara, hotel, restoran, dan transportasi umum.
Membangun rasa percaya diri saat speakingPembelajar yang sudah lama belajar tetapi masih takut berbicaraMemberikan lebih banyak kesempatan untuk praktik, feedback dari Native Trainer, dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Belajar Sesuai Jadwalmu:

Tidak semua orang punya waktu luang di jam yang sama. Ada yang lebih fokus belajar di pagi hari, ada juga yang baru sempat membuka materi setelah pulang kerja. Melalui platform digital Wall Street English Indonesia, kamu bisa mengakses materi kapan pun sesuai jadwalmu. Jadi, belajar bahasa Inggris tidak perlu terasa seperti beban yang harus disisipkan di tengah kesibukan.

2. Memperbanyak Praktik

Memahami grammar memang penting. Namun, kemampuan berbicara tidak akan berkembang kalau hanya belajar teori. Di setiap sesi kelas, kamu akan diajak berdiskusi, melakukan role play, hingga mempraktikkan percakapan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Semakin sering digunakan, semakin percaya diri pula kamu saat berbicara.

3. Feedback dari Native Trainer

Pernah ragu apakah pengucapanmu sudah benar? Atau bingung kenapa kalimat yang kamu ucapkan terdengar kurang natural?Native Trainer di Wall Street English Indonesia tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga memberikan feedback yang membantu kamu memahami kesalahan sekaligus memperbaikinya. Dengan begitu, proses belajar terasa lebih personal dan terarah.

4. Belajar Bersama Komunitas yang Punya Tujuan yang Sama

Belajar sendirian memang tidak selalu mudah. Semangat bisa naik turun, apalagi ketika progres terasa lambat.Melalui berbagai aktivitas seperti Social Club dan Complementary Classes, kamu bisa berlatih bersama member lain yang juga sedang mengembangkan kemampuan bahasa Inggris. Lingkungan belajar yang suportif sering kali menjadi salah satu faktor yang membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan.

5. Fokus Membangun Kepercayaan Diri, Bukan Sekadar Nilai

Baik saat presentasi di kantor, mengikuti wawancara kerja, berbicara dengan klien internasional, maupun saat bepergian ke luar negeri, kemampuan berkomunikasi dengan percaya diri akan membuka lebih banyak peluang.

Itulah mengapa, setiap metode belajar di Wall Street English Indonesia dirancang agar kamu tidak hanya memahami bahasa Inggris, tetapi juga siap menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Kalau kamu masih bertanya-tanya apakah metode belajar seperti ini cocok untukmu, itu hal yang wajar. Memilih kursus bahasa Inggris bukan keputusan yang dibuat dalam semalam. Banyak orang ingin memastikan bahwa metode yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajarnya. 

Berdasarkan data internal Wall Street English Indonesia tahun 2025, 68% member mengaku lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris dalam tiga bulan pertama. Bagi sebagian member lainnya, rasa percaya diri tumbuh secara bertahap seiring semakin sering berlatih dan menggunakan bahasa Inggris dalam setiap sesi pembelajaran.Hal ini juga disampaikan oleh Amir, Native Trainer di Wall Street English Indonesia, yang menekankan bahwa setiap member didorong untuk aktif bertanya dan berbicara tanpa takut melakukan kesalahan di setiap kelas.

"Studying here should feel more like talking to a friend than someone completely disconnected from you. That’s how we create a learning environment that is more relaxed and inclusive even to those that only begun their English study journey," ujarnya. 

Menurut Amir, kemampuan berbahasa Inggris berkembang ketika seseorang berani menggunakannya dalam percakapan sehari-hari dan terus berlatih secara konsisten. Penasaran, gimana cara Native Trainer membangun rasa percaya diri member?

Yuk, tonton penjelasan Amir melalui video berikut. 

Siap Memulai Langkahmu?

Belajar bahasa Inggris akan terasa lebih menyenangkan ketika kamu menggunakan metode yang tepat. Di Wall Street English Indonesia, kamu bisa belajar sesuai ritmemu sendiri, mendapatkan bimbingan dari trainer profesional, dan mempraktikkan bahasa Inggris dalam situasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Kalau masih penasaran dengan kemampuanmu saat ini, mulailah dari langkah yang sederhana. Ikuti English Level Check secara gratis disini untuk mengetahui level bahasa Inggrismu dan temukan metode belajar yang paling sesuai dengan kebutuhanmu!

FAQ SESSION

Apakah metode belajar Wall Street English Indonesia cocok untuk pemula?

Ya. Metode belajar Wall Street English Indonesia dirancang untuk berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemula hingga mahir. Sebelum belajar, setiap calon member akan mengikuti English Level Check agar mendapatkan level dan jalur belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

Apa yang membuat metode belajar Wall Street English Indonesia berbeda dari kursus bahasa Inggris lainnya?

Wall Street English Indonesia menggabungkan Blended Learning dan Flipped Classroom, sehingga proses belajar tidak hanya berlangsung di kelas. Member dapat belajar secara mandiri melalui platform digital, lalu menggunakan waktu di kelas untuk berdiskusi, berlatih speaking, dan mendapatkan feedback dari English Trainer.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di Wall Street English Indonesia?

Berdasarkan data internal Wall Street English Indonesia, 68% member merasa lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris dalam tiga bulan pertama. Hasil belajar setiap orang tentu tetap dapat berbeda, bergantung pada level awal, tujuan belajar, serta konsistensi dalam mengikuti proses belajar.